Penyakit biotik | Teknologi tanaman

www.skripsiutama.blogspot.com
Makalah teknologi perlindungan tanaman | PENYAKIT BIOTIK

PENYAKIT BIOTIK

Penyakit biotik merupakan penyakit tanaman yang disebabkan oleh suatu organisme infeksius bukan binatang, sehingga dapat ditularkan dari satu tanaman ke tanaman lainnya. Organisme yang dapat menyebabkan suatu penyakit tanaman disebut patogen tanaman. Patogen tanaman meliputi organisme-organisme sebagai berikut :
a)    Merupakan mikroorganisme bereproduksi atau berkembangbiak dengan        membentuk spora ,zoospora,konidium dan lain-lain.
b)    Umumnya cendawan terdiri dari banyak sel yang bentuknya dari benang      halus yang di sebut hifa.
c)    Kumpulan benang-benang hifa di sebut miselium.
d)    Pada saat lingkungan menguntungkan,setiap spora atau potongan dari miselium dapat tumbuh memanjang dan membentuk cendawan baru.
e)    Pada saat tidak menguntungkan,cendawan dapat membentuk spora istirahat.
1. 1 Plasmodiophora brassicae

(Cendawan ini menyebabkan akar bengkak(akar gada)).
Ciri-cirinya:
•    Tanaman yang biasanya di serang adalah tanaman kubis.
•    Penyakit yang terlihat adalah akar kubis mengalami pembesaran (pembengkakan).
•    Cendawan ini membentuk zoospora dan plasmodium untuk berkembangbiak.
•    Di dalam akar tanaman,cendawan membentuk plasmodium.
•    Zoospora ini dapat bertahan hidup dalam tanah selama 10 tahun atau lebih.
•    Zoospora dapat di sebabkan oleh air irigasi,alat-alat pertanian ,tanah yang tertiup angin,bibit yang terinfeksi dan pupuk kandang.
•    Cendawan ini tidak mencapai biji,sehingga penyakit ini tidak terbawa oleh biji.


1.2 Penyakit Gosong (Ustilago maydis)


Nama Patogen : Ustilago maydis
Golongan : Cendawan Tingkat Tinggi

Klasifikasi :
Kingdom : Fungi
Phylum : Basidiomycota
Class : Ustomycetes
Order : Ustilaginales
Family : Ustilaginaceae
Genus : Ustilago
Species : Ustilago maydis

Siklus Hidup :
        Jamur dapat bertahan sebagai safrofit dan dalam bentuk teleospora pada sisa-sisa tanaman sakit, pada pupuk organik atau dalam tanah. Spora tersebut mempunyai ketahanan yang sangat tinggi sehingga dapat bertahan bertahun-tahun. Pada keadaan yang cocok teliospora berkecamba, membentuk sporodium yang dipencarkan oleh angin atau air. Jamur dapat mengandalkan infeksi dengan lanhsung melalui epidermis atau melalui mulut kulit, pada semua jaringan moristem yang terdapat pada bagian-bagian tanaman diatas tanah. Oleh karena itu gejala terjadi terutama pada tongkol, karena disini terdapat banyak jaringan meristematik, yaitu bakal-bakal biji berlangsung melalui tangkai putik, teliospora dapat terbawa oleh biji, namun bukan merupakan sumber infeksi primer yang penting.

Tanaman Inang : Jagung, sorgum, dan rumput-rumputan.

DOWNLOAD FILE LENGKAPNYA DISINI
www.skripsiutama.blogspot.com