Tampilkan postingan dengan label biologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label biologi. Tampilkan semua postingan

Apa Itu Virus [Struktur dan Anatomi]

 Kata virus berasal dari bahasa Latin virion yang berarti 'racun', yang pertama kali digunakan di bahasa Inggris tahun 1392.Definisi "agen yang menyebabkan infeksi penyakit" pertama kali digunakan tahun 1728, sebelum ditemukannya virus sendiri oleh Dmitri Ivanovsky tahun 1892.
Apa Itu Virus [Struktur dan Anatomi]

Struktur dan anatomi virus


Model skematik virus berkapsid heliks (virus mosaik tembakau): 1. asam nukleat (RNA), 2. kapsomer, 3. kapsid.
Virus adalah organisme subselular yang karena ukurannya sangat kecil, hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop elektron. Ukurannya lebih kecil daripada bakteri sehingga virus tidak dapat disaring dengan penyaring bakteri. Virus terkecil berdiameter hanya 20 nm (lebih kecil daripada ribosom), sedangkan virus terbesar sekalipun sukar dilihat dengan mikroskop cahaya.

Genom virus dapat berupa DNA ataupun RNA.Genom virus dapat terdiri dari DNA untai ganda, DNA untai tunggal, RNA untai ganda, atau RNA untai tunggal. Selain itu, asam nukleat genom virus dapat berbentuk linear tunggal atau sirkuler. Jumlah gen virus bervariasi dari empat untuk yang terkecil sampai dengan beberapa ratus untuk yang terbesar. Bahan genetik kebanyakan virus hewan dan manusia berupa DNA, dan pada virus tumbuhan kebanyakan adalah RNA yang beruntai tunggal.

Bahan genetik virus diselubungi oleh suatu lapisan pelindung. Protein yang menjadi lapisan pelindung tersebut disebut kapsid. Bergantung pada tipe virusnya, kapsid bisa berbentuk bulat (sferik), heliks, polihedral, atau bentuk yang lebih kompleks dan terdiri atas protein yang disandikan oleh genom virus. Kapsid terbentuk dari banyak subunit protein yang disebut kapsomer.


Bakteriofag terdiri dari kepala polihedral berisi asam nukleat dan ekor untuk menginfeksi inang.
Untuk virus berbentuk heliks, protein kapsid (biasanya disebut protein nukleokapsid) terikat langsung dengan genom virus. Misalnya, pada virus campak, setiap protein nukleokapsid terhubung dengan enam basa RNA membentuk heliks sepanjang sekitar 1,3 mikrometer. Komposisi kompleks protein dan asam nukleat ini disebut nukleokapsid. Pada virus campak, nukleokapsid ini diselubungi oleh lapisan lipid yang didapatkan dari sel inang, dan glikoprotein yang disandikan oleh virus melekat pada selubung lipid tersebut. Bagian-bagian ini berfungsi dalam pengikatan pada dan pemasukan ke sel inang pada awal infeksi.

Kapsid virus sferik menyelubungi genom virus secara keseluruhan dan tidak terlalu berikatan dengan asam nukleat seperti virus heliks. Struktur ini bisa bervariasi dari ukuran 20 nanometer hingga 400 nanometer dan terdiri atas protein virus yang tersusun dalam bentuk simetri ikosahedral. Jumlah protein yang dibutuhkan untuk membentuk kapsid virus sferik ditentukan dengan koefisien T, yaitu sekitar 60t protein.Sebagai contoh, virus hepatitis B memiliki angka T=4, butuh 240 protein untuk membentuk kapsid.Seperti virus bentuk heliks, kapsid sebagian jenis virus sferik dapat diselubungi lapisan lipid, namun biasanya protein kapsid sendiri langsung terlibat dalam penginfeksian sel.

Beberapa jenis virus memiliki unsur tambahan yang membantunya menginfeksi inang.Virus pada hewan memiliki selubung virus, yaitu membran menyelubungi kapsid.Selubung ini mengandung fosfolipid dan protein dari sel inang, tetapi juga mengandung protein dan glikoprotein yang berasal dari virus. Selain protein selubung dan protein kapsid, virus juga membawa beberapa molekul enzim di dalam kapsidnya. Ada pula beberapa jenis bakteriofag yang memiliki ekor protein yang melekat pada "kepala" kapsid. Serabut-serabut ekor tersebut digunakan oleh fag untuk menempel pada suatu bakteri. Partikel lengkap virus disebut virion. Virion berfungsi sebagai alat transportasi gen, sedangkan komponen selubung dan kapsid bertanggung jawab dalam mekanisme penginfeksian sel inang.

Semoga membantu, buat kamu yang mau ujian atau ulangan semoga lulus ya..

Jurnal pendidikan matematika jurnal pendidikan biologi terbaru pdf

Jurnal pendidikan matematika jurnal pendidikan biologi terbaru pdf

This Image was ranked 9 by Bing.com for keyword skripsi pendidikan biologi, You will find this result http://www.bing.com/images/search?q=skripsi+pendidikan+biologi&count=300.

IMAGE META DATA FOR Jurnal pendidikan matematika jurnal pendidikan biologi terbaru pdf\'s IMAGE
TITLE:Jurnal pendidikan matematika jurnal pendidikan biologi terbaru pdf
IMAGE URL:http://www.edalon.net/grafik/harsum-hafen3.jpg
THUMBNAIL:http://tse3.mm.bing.net/th?id=OIP.Mb546a3458c13ec739f4501666bcfd3c7o0&w=273&h=185&c=7&rs=1&qlt=90&o=4&pid=1.1
IMAGE SIZE:·237 KBs
IMAGE WIDTH:800
IMAGE HEIGHT:498
DOCUMENT ID:OIP.Mb546a3458c13ec739f4501666bcfd3c7o0
MEDIA ID:4216B34B8D292DCBA6F63EC95855CAE03857B14E
SOURCE DOMAIN:sejarahdunia.us
SOURCE URL:http://sejarahdunia.us/contoh/contoh-skripsi-pendidikan-sejarah-pdfqueen.html
THUMBNAIL WIDTH:273
THUMBNAIL HEIGHT:273

skripsi pendidikan biologi terbaru

skripsi pendidikan biologi terbaru

This Image was ranked 12 by Bing.com for keyword skripsi pendidikan ekonomi, You will find this result http://www.bing.com/images/search?q=skripsi+pendidikan+ekonomi&count=300.

IMAGE META DATA FOR skripsi pendidikan biologi terbaru\'s IMAGE
TITLE:skripsi pendidikan biologi terbaru
IMAGE URL:http://www.portalmochis.net/escuelas/2008/080305cobaes02v/38.jpg
THUMBNAIL:http://tse2.mm.bing.net/th?id=OIP.M272cb7107c3e3489ecc2c9a0180d92abo0&w=136&h=180&c=7&rs=1&qlt=90&o=4&pid=1.1
IMAGE SIZE:·33 KBs
IMAGE WIDTH:300
IMAGE HEIGHT:400
DOCUMENT ID:OIP.M272cb7107c3e3489ecc2c9a0180d92abo0
MEDIA ID:A583F043E2C2941DF1CBBCAF565EB0BFAB97C953
SOURCE DOMAIN:ebookdownload.eu01.aws.af.cm
SOURCE URL:http://ebookdownload.eu01.aws.af.cm/ebook/proposal-akuntansi
THUMBNAIL WIDTH:136
THUMBNAIL HEIGHT:136

pendidikan karakter anak pdf contoh skripsi pendidikan biologi pdf

 pendidikan karakter anak pdf contoh skripsi pendidikan biologi pdf

This Image was ranked 6 by Bing.com for keyword skripsi pendidikan agama islam pdf, You will find this result http://www.bing.com/images/search?q=skripsi+pendidikan+agama+islam+pdf&count=300.

IMAGE META DATA FOR pendidikan karakter anak pdf contoh skripsi pendidikan biologi pdf\'s IMAGE
TITLE: pendidikan karakter anak pdf contoh skripsi pendidikan biologi pdf
IMAGE URL:http://www.kingsporttn.gov/files/default/Mallicote_and_friends.jpg
THUMBNAIL:http://tse1.mm.bing.net/th?id=OIP.M105a63785334b59b9de24ffd9defd662o0&w=180&h=187&c=7&rs=1&qlt=90&o=4&pid=1.1
IMAGE SIZE:·143 KBs
IMAGE WIDTH:707
IMAGE HEIGHT:736
DOCUMENT ID:OIP.M105a63785334b59b9de24ffd9defd662o0
MEDIA ID:B702C1F59521D4F7FF98EE097ED6E064C09A16BD
SOURCE DOMAIN:lyrixsol.com
SOURCE URL:http://lyrixsol.com/servants/contoh-crocus-skripsi-pendidikan-kimia/
THUMBNAIL WIDTH:180
THUMBNAIL HEIGHT:180

Judul Judul Skripsi Pendidikan Biologi File Skripsi File Skripsi

Judul Judul Skripsi Pendidikan Biologi File Skripsi File Skripsi

This Image was ranked 12 by Bing.com for keyword skripsi pendidikan matematika, You will find this result http://www.bing.com/images/search?q=skripsi+pendidikan+matematika&count=300.

IMAGE META DATA FOR Judul Judul Skripsi Pendidikan Biologi File Skripsi File Skripsi \'s IMAGE
TITLE:Judul Judul Skripsi Pendidikan Biologi File Skripsi File Skripsi
IMAGE URL:https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhtz_T7BoT7mJ6dSy2lFhJL24UKz836-u4X3j8BQtiJIipmXS1t_4dcP4X8aKcTPLVOpc_us9C9lo8HT7fJ4ZPq9JjCd04JBhwyMVH_Y4B-ZNgZfCfLk0ORCNxInROkpOZQ2skjE1P5bcs/s1600/proposal-skripsi-komputer.png
THUMBNAIL:http://tse1.mm.bing.net/th?id=OIP.Mb4d28e154102d97619e042e883e5d59eo0&w=110&h=166&c=7&rs=1&qlt=90&o=4&pid=1.1
IMAGE SIZE:·449 KBs
IMAGE WIDTH:1131
IMAGE HEIGHT:1600
DOCUMENT ID:OIP.Mb4d28e154102d97619e042e883e5d59eo0
MEDIA ID:E6F4B1CE2A1CC9BCFCC06DDC12BFC00F6613FD1A
SOURCE DOMAIN:pfgenergy.com
SOURCE URL:http://pfgenergy.com/tag/judul-judul-skripsi-pendidikan-biologi-file-skripsi-file-skripsi
THUMBNAIL WIDTH:110
THUMBNAIL HEIGHT:110

biologi,fisika,antropologi,sosiologi,pendidikan jasmani,psikologi

 biologi,fisika,antropologi,sosiologi,pendidikan jasmani,psikologi

This Image was ranked 7 by Bing.com for keyword skripsi pendidikan biologi, You will find this result http://www.bing.com/images/search?q=skripsi+pendidikan+biologi&count=300.

IMAGE META DATA FOR biologi,fisika,antropologi,sosiologi,pendidikan jasmani,psikologi\'s IMAGE
TITLE: biologi,fisika,antropologi,sosiologi,pendidikan jasmani,psikologi
IMAGE URL:https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_kH6zyxE7mcq6lQ8Nc0-REr1lyr4HLrps95FNOjiwjk8wisGZk5i3FZhViUEjiFJzO0YqK5mH3nDRqM3JIXwwNBSn3Qs3g1vPrObu7In6AmcveKSV7sEiDnUjMeRy_AWmItW1Y4YSS9E/s400/powerrangers_pojokkampuz%252Cblogspot.jpg
THUMBNAIL:http://tse1.mm.bing.net/th?id=OIP.Me2c7da327fce15f8cd69da135d80a096o0&w=265&h=185&c=7&rs=1&qlt=90&o=4&pid=1.1
IMAGE SIZE:·33 KBs
IMAGE WIDTH:400
IMAGE HEIGHT:320
DOCUMENT ID:OIP.Me2c7da327fce15f8cd69da135d80a096o0
MEDIA ID:D5F1E80E264CA5BE8476C0315203892E86E65882
SOURCE DOMAIN:pojokkampuz.blogspot.com
SOURCE URL:http://pojokkampuz.blogspot.com/
THUMBNAIL WIDTH:265
THUMBNAIL HEIGHT:265

skripsi contoh skripsi pendidikan biologi kumpulan skripsi dari

skripsi contoh skripsi pendidikan biologi kumpulan skripsi dari

This Image was ranked 11 by Bing.com for keyword skripsi pendidikan biologi, You will find this result http://www.bing.com/images/search?q=skripsi+pendidikan+biologi&count=300.

IMAGE META DATA FOR skripsi contoh skripsi pendidikan biologi kumpulan skripsi dari \'s IMAGE
TITLE:skripsi contoh skripsi pendidikan biologi kumpulan skripsi dari
IMAGE URL:http://nb9.stumbleupon.netdna-cdn.com/AQJUw7JwEJd37H-iKxlW8g
THUMBNAIL:http://tse2.mm.bing.net/th?id=OIP.M010254c3b270109777ec7fa22b1956f2o0&w=164&h=172&c=7&rs=1&qlt=90&o=4&pid=1.1
IMAGE SIZE:·11 KBs
IMAGE WIDTH:290
IMAGE HEIGHT:290
DOCUMENT ID:OIP.M010254c3b270109777ec7fa22b1956f2o0
MEDIA ID:9154FBE818E803D7D650EF5241508B646F21C987
SOURCE DOMAIN:www.animasi.info
SOURCE URL:http://www.animasi.info/tag/contoh-gambar-animasi-kebidanan
THUMBNAIL WIDTH:164
THUMBNAIL HEIGHT:164

Pengertian Mata

Tugaskuliahdansekolah - Pengertian Mata - Mata adalah alat indra kita yang berfungsi untuk melihat. Bola mata memiliki diameter kurang lebih 2,5 cm. Kita memiliki 2 buah mata agar kita dapat melihat benda dengan tiga dimensi dan juga kita dapat menentukan letak suatu benda tanpa mengukurnya

Pengertian Mata














Bagian-bagian Mata dan Fungsinya:


  • Kornea adalah bagian depan mata  yang berfungsi untuk melindungi mata, Kornea juga membantu terjadinya pembiasan pada lensa mata 
  • Retina merupakan layar pada mata untuk menangkap bayangan yang dibentuk oleh lensa mata Retina adalah bagian mata yang peka terhadap cahaya
  • Lensa mata berfungsi untuk membentuk bayangan pada retina. Bayangan yang terbentuk harus tepat pada retina sehingga dapat terlihat dengan jelas. Untuk mengatur agar bayangan  selalu  jatuh pada retina, lensa dapat menebal dan menipis disesuaikan dengan jarak benda terhadap mata. Bayangan yang terbentuk pada retina bersifat nyata, terbalik,diperkecil.
  • Iris merupakan bagian mata yang mengatur besar- kecilnya pupil ,Iris juga memberi warna pada mata seperti hitam dan coklat untuk orang asia, biru dan hijau untuk orang eropa
  • Bintik kuning merupakan bagian yang paling peka terhadap cahaya. Bila bayangan suatu benda jatuh pada bintik kuning  benda akan terlihat sangat jelas.
  • Syaraf mata berfungsi membawa sinyal-sinyal gambar yang dihasilkan oleh mata ke otak.
  • Pupil adalah lubang kecil di tengah iris yang berfungsi mengatur banyaknya cahaya yang masuk kedalam bola mata.Bila cahaya terlalu terang, pupil akan mengecil, dan sebaliknya bila cahaya kurang (gelap) pupil akan membesar. Besar-kecilnya pupil dibentuk oleh irisOtot akomodasi berfungsi menarik dan mendorong lensa mata sehingga lensa mata dapat menebal dan menipis.
  • Bintik buta merupakan bagian yang tidak peka terhadap cahaya. Bila bayangan suatu benda  jatuh tepat di bintik buta, maka benda tidak terlihat oleh mata.

Fungsi Sel Tumbuhan dan Hewan

TKS - Fungsi Sel Tumbuhan dan Hewan

Membran SEL

Membran sel (bahasa Inggris: cell membrane, plasma membrane, plasmalemma) adalah fitur universal yang dimiliki oleh semua jenis sel berupa lapisan antarmuka yang disebut membran plasma, yang memisahkan sel dengan lingkungan di luar sel, terutama untuk melindungi inti sel dan sistem kelangsungan hidup yang bekerja di dalam sitoplasma. Membran sel juga merupakan bagian paling luar yang membatasi isi sel dengan sekitarnya
Fungsi Sel Tumbuhan dan Hewan

Fungsi    Membatasibagianantaraseldenganlingkunganluar    membatasipergerakanmolekul yang dapatlarutdalam air melewatimembran.    Sebagaikatalisatordanpompa yang melakukan transport aktif ion-ion tertentukedalammaupunkeluar sel.    Sebagaitempatkeluardanmasuknya ion, molekulsertasenyawadariataukedalamsel    Mempunyaikemampuanuntukmelakukanseleksiterhadap ion, molekuldansenyawa yang melaluimembran plasma (selektifpermeabel)    Substansi yang melaluimembran plasma dapatditransporsecarapasifatauaktif

Sitoplasma

Fungsi    Berfungsisebagaitempatpenyimpananbahanbahankimia yang pentingbagimetabolismesel , sepertienzimenzim, ion ion, gula, lemakdan protein    Didalamsitoplasmaitulahberlangsungkegiatanpembongkarandanpenyusunanzatzatmelaluireaksikimia .Misalnya proses pembentukanenergi, sintesisasamlemak, asam amino, protein danNukelotida.    Sitoplasma "mengalir" di dalamseluntukmenjaminberlangsungnyapertukaranzat agar metabolismeberlangsungdenganbaik. Gerakanorganelorganeltertentusebagaiakibataliransitoplasmatersebutdapatdiamatidenganmikroskop.
Sitoplasma adalah bagian sel yang terbungkus membran sel. Pada sel eukariota, sitoplasma adalah bagian non-nukleus dari protoplasma. Pada sitoplasma terdapat sitoskeleton, berbagai organel dan vesikuli, serta sitosol yang berupa cairan tempat organel melayang-layang di dalamnya. Sitosol mengisi ruang sel yang tidak ditempati organel dan vesikula dan menjadi tempat banyak reaksi biokimiawi serta perantara transfer bahan dari luar sel ke organel atau inti sel.Walaupun semua sel memiliki sitoplasma, setiap jaringan maupun spesies memiliki ciri-ciri yang jauh berbeda antara satu dengan yang lain.Di dalam sitoplasma terdapat oraganel-organel sel berikut ini:    Mitokondria, berfungsidalam proses oksidasidanmualisasi.    Plastida, di dalamnyaterkandungklorofil, berfungsidalamfotosintesis.    Vakuola, berfungsimenyimpanzatmakanan.    Ribosom, sebagaitempatberlagsungnyasintesis protein.    Retikulumendoplasma, dibedakanmenjadidua :    RetikulumEndoplasmaKasar, sebagaitempatmelekatnyaribosom.    RetikulumEndoplasmaHalus.    Badan Golgi, berfungsisecaraaktifdalamsekresidansintesispolisakarida.    Lisosom, berperandalam proses matinyasel-sel.

Inti Sel (nucleus)

Fungsi    Mengendalikan metabolism sel    Menyimpaninformasi genetic (gen)    Mengaturekspresi gen    Tempatterjadinyareplikasidantranskripsi
Inti sel atau nukleus adalah organel yang ditemukan pada sel eukariotik. Organel ini mengandung sebagian besar materi genetik sel dengan bentuk molekul DNA linier panjang yang membentuk kromosom bersama dengan beragam jenis protein. Gen di dalam kromosom-kromosom inilah yang membentuk genom inti sel.Fungsi utama nukleus adalah untuk menjaga integritas gen-gen tersebut dan mengontrol aktivitas sel dengan mengelola ekspresi gen. Selain itu, nukleus juga berfungsi untuk mengorganisasikan gen saat terjadi pembelahan sel, memproduksi mRNA untuk mengkodekan protein, sebagai tempat sintesis ribosom, tempat terjadinya replikasi dan transkripsi dari DNA, serta mengatur kapan dan di mana ekspresi gen harus dimulai, dijalankan, dan diakhiri.

Nukleus

Fungsi  : Nukleus yaitu mengendalikan seluruh kegiatan sel. Beberapa bagian penting dari nukleus antara lain selaput inti (karioteka), nukleoplasma, dan nukleolus.Penjelasan materi :Nukleus merupakan organel terbesar yang mengandung informasi genetik berupa DNA. Nukleus ini berbentuk bulat hingga oval.

Retikulum Endoplasma

Fungsi : Retikulum Endoplasma yaitu menyusun dan menyalurkan zat-zat ke dalam sel (alat transportasi zat-zat dalam sel). Retikulum Endoplasma dibedakan menjadi Retikulum Endoplasma kasar (granuler) dan Retikulum Endoplasma halus (agranuler). Fungsi Retikulum Endoplasma kasar yaitu mengumpulkan protein dari dan ke membran sel, sedangkan fungsi Retikulum Endoplasma halus yaitu untuk sintesis lipid, glikogen, kolesterol, dan gliserida.

Penjelasan materi :Retikulum endoplasma merupakan organel yang memiliki membran berbentuk jala. Terdapat tiga bentuk retikulum endoplasma, yakni lamela, vesikula, dan tabula. Retikulum endoplasma terdiri atas dua tipe, yakni retikulum endoplasma agranular (Retikulum Endoplasma halus) dan retikulum endoplasma granular (Retikulum Endoplasma kasar). Retikulum endoplasma agranular (halus) adalah retikulum endoplasma yang dindingnya tidak dilekati oleh rebosom yang tidak aktif dalam sintesis protein, tetapi aktif dalam sintesis lemak.

Retikulum endoplasma granular (kasar) adalah retikulum endoplasma yang dindingnya dilekati oleh ribosom yang terlibat dalam sintesis protein.

Ribosom

Fungsi :Ribosom sebagai tempat untuk sintesis protein.Penjelasan materi :Ribosom berbentuk butiran-butiran bulat yang melekat sepanjang retikulum endoplasma dan ada pula yang soliter bebas di siitoplasma.
Mitokondria Fungsi :Mengatur sintesis protein, baik dalam sitoplasma maupun dalam rebosom. Mitokondria berfungsi dalam oksidasi zat makanan, respirasi sel, dehidrogenasi, fosforilisasi oksidatif, dan rantai transfer elektron.Penjelasan materi :Mitokondriamerupakan organel sel yang bermembran yang bersifat aerob. Ukuran metokondria berkisar 0,3μm – 40μm.Membran bagian dalam membentuk tonjolan-tonjolan untuk memperluas permukaan yang dinamakan krista mitokondria. 

Badan golgi

Fungsi  : 1.    Membentuk vesikula ekskretorius, yakni kantung untuk membungkus zat yang akan dikeluarkan dari sel2.    Membentuk membran plasma3.    Membentuk dinding sel (pektin, hemiselulosa, dan selulosa dibentuk dalam badan golgi)4.    Membentu akrosom pada sperma, kuning telur pada sel telur, dan lisosom.Penjelasan materi : Badan golgi adalah salah satu organel terbesar yang ditemukan oleh seorang ahli dari Itali, Camillo Golgi. Badan golgo terdapat pada semua sel organisme hidup kecuali pada sel prokariotik. Badan golgi memiliki panjang 1μm – 3μm dan lenar 0,5μm. Pada tumbuhan, badan golgi disebut diktiosom.

Lisosom

Fungsi :1)    Mencerna zat makanan hasil fagositosis dan pinositosis2)    Mencernakan makanan cadangan jika kekurangan makanan3)    Autolisis, yakni dalam keadaan fisiologis tertentu, lisosom dapat mengahancurkan organel sel yang rusak. Peristiwa ini disebut juga autofagi4)    Menghancurkan benda yang ada di luar sel, misalnya sperma mengeluarkan enzim untuk menghancurkan dinding sel telur ketika fertilisasi5)    Menetralkan zat yang bersifat karsinogen, yakni zat yang menyebabkan kanker.Penjelasan materi: Lisosom adalah organel yang banyak terdapat dalam sel hewan. Lisosom memiliki Lisosom memiliki bentuk bulat lonjong dengan ukuran berkisar 0,2μm – 0,8μm. Lisosom memilki membran dan mengandung berbagai macam enzim, misalnya ribonuklease, deoksiribonuklease, fosfatase, glioksidase, sulfatase, dan kalogenase. 

Peroksisom (badan mikro)

Fungsi : Peroksisom yaitu penghasail enzim katalase yang menguraikan H2O2 menjadI H2O + OPenjelasan materi :Peroksisom dibentuk dalam retikulum endoplasma granular. Peroksisom mengandung berbagai enzim yang terlibat dalam produksi peroksida hidrogen (H2O2).

Sentriol

Fungsi :Sentriol = organel yang berperan dalam pembelahan sel. Sentriol berfungsi menarik kromosom ke arah kutub yang berlawanan.Penjelasan materi :Sentriol merupakan perkembangan dari sentrosom, yaitu pusat sel, daerah dari sitoplasma yang dekat dengan nukleus. Sentriol berupa kumpulan mikrotubulus strukturnya berbentuk bintang yang berperan sebagai kutub-kutub pembelahan sel secara mitosis atau meiosis. Struktur ini hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop elektron.

Dinding Sel

Fungsi: Dindingsel tersusun atas selusosa dan derivat-derivatnya. Dinding sel berfungsi sebagai proteksi sel terhadap faktor-faktor mekanis dan memberi bentuk sel relatif tetap. Dinding sel hanya terdapat pada sel tumbuhan saja. Pada dinding sel terdapat celah untuk berkomunikasi antarsel yang disebut plasmodemata.Penjelasan materi :Dinding sel pada tumbuhan tersusun atas polisakarida. Polisakarida sendiri tersusun atas hemiselulosa dan pektin. Bersama-sama dengan vakuola, dinding sel berperan dalam turgiditas sel (kekakuan sel). Dinding sel mengakibatkan bentuk sel tetap, apabila tidak terdapat dinding sel maka sel-sel tumbuhan mengempis dan bentuk sel berubah-ubah.

Vakuola

Fungsi: Fungsi vakuola adalah sebagai tempat cadangan makanan, menyimpan pigmen, dan meyimpan sisa metabolime.Penjelasan materi :Vakuola pada sel tumbuhan besar. Vakuola sel tumbuhan bersifat menetap. Sel-sel tumbuhan yang memiliki vakuola besar biasanya adalah sel-sel parenkima dan kolenkima. Vakuola tersebut dibatasi oleh membran yang disebut tonoplas. Bagi tumbuhan, vakuola memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan karena mekanisme pertahanan hidup tumbuhan bergantung pada kemampuan vakuola menjaga konsentrasi zat-zat terlarut di dalamnya. Misalnya, proses pelayuan terjadi karena vakuola kehilangan tekanan pada dinding sel.

Plastida

Fungsi:Organela yg mengandung pigmen, meliputi:-    Kloroplas: plastida yg mengandung pigmen klorofil/hijau.-    Kromoplas: plastida yg mengandung pigmen merah, jingga, kuning.-    Leukoplas: plastida yg tdk mengandung pigmen.Penjelasan materi : Plastida merupakan organel menyerupai kantung yang dibatasi oleh dua lapis membran. Plastida terdapat beberapa macam, yaitu kloroplas,kromoplas, dan leukoplas. Ketiganya dibedakan berdasarkan pigmen yang dikandungnya. Kloroplas memiliki pigmen-pigmen fotosintesis, di antaranya klorofil (zat hijau daun) dan karotenoid (zat warna kuning atau oranye). Pigmenpigmen tersebut berperan penting dalam proses fotosintesis, yaitu sebagai penangkap gelombang cahaya.

Glioksisom

Fungsi:Glioksisom1) Sebagai tempat metabolisme asam lemak;2) Sebagai tempat terjadinya siklus glioksilat.Penjelasan materi :Glioksisom hanya terdapat pada sel tumbuhan, misalnya pada lapisan aleuron biji padi-padian. Aleuron merupakan bentuk dari protein atau kristal yang terdapat dalam vakuola. Glioksisom sering ditemukan di jaringan penyimpan lemak dari biji yang berkecambah. Glioksisom mengandung enzim pengubah lemak menjadi gula. Proses perubahan tersebut menghasilkan energi yang diperlukan bagi perkecambahan.

Persilangan Monohibrid dalam Hukum Mendel

TKS - Persilangan Monohibrid dalam Hukum Mendel. Penelitian dalam jangka waktu lama yang dilakukan oleh Mendel, menghasilkan 2 hukum pewarisan sifat yang tentunya masih anda ingat dengan baik.
Kedua hokum yang dimaksud adalah :
Persilangan Monohibrid dalam Hukum Mendel

Hukum Mendel I [ hukum segregasi ] yang menyatakan : “ gen-gen se alel akan memisah secara bebas pada waktu meiosis ke dalam gamet yang berbeda “
Hukum Mendel II [ hukum Asosiasi ] yang menyatakan : “ pada saat fertilisasi gen-gen yang terdapat didalam gamet akan mengelompok secara bebas membentuk genotip tertentu “

Untuk memahami pewarisan sifat menurut hokum Mendel ini, anda harus memahami beberapa istilah berikut ini :
Parental [ induk = tetua = orang tua ] biasa di labeli P : adalah individu jantan atau betina yang melakukan perkawinan dan menghasilkan keturunan.
Filial [ turunan = zuriat  ] biasa dilabeli F : adalah hasil dari perkawinan parental
Genotip :  adalah factor penentu sifat , biasa dilambangkan dengan dua huruf / empat huruf  dan seterusnya. Contoh : Aa, AA, AaBb, AABb dan lain sebagainya.
Fenotip : adalah sifat / tampilan luar individu yang dapat diindera [ merupakan hasil interaksi antara factor genetis dan lingkungan ]. Contoh : warna bunga merah, buah bulat, mata sipit, rambut lurus, dll.

Allele : gen-gen yang terletak pada lokus yang bersesuaian pada kromosom homolog
Homozigot : pasangan alel dengan gen penentu sebuah sifat yang sama .Contoh : AA, aa,
Heterozigot : pasangan alel dengan gen penentu sebuah sifat yang berbeda . Contoh : Aa, Mm,
Monohybrid : satu sifat beda. Misalnya : biji bulat , biji kisut
Dihibrid : dua sifat beda. Misalnya : biji bulat warna kulit biji hijau, buah lebat batang tinggi. Dll.
Rasio fenotip : angka-angka yang menunjukkan perbandingan sifat nampak pada keturunan [ F ] dari hasil persilangan.

Ada beberapa macam persilangan monohybrid, antara lain :

Pertama,
Persilangan monohybrid dominansi penuh
Bagan persilangan :
P1




Fenotip
:
Jantan Biji bulat
X
Betina biji kisut
Genotip
:
BB

bb
Gamet
:
B

B

F1
:
100 %
Bb




Biji bulat

P2




Fenotip
:
Jantan biji bulat
X
Betina biji kisut
Genotip
:
Bb

Bb
Gamet
:
B dan b

B dan b
Kemungkinan F2




Gamet jantan/betina
B
b
B
BB
Biji bulat
Bb
Biji bulat
b
Bb
Biji bulat
bb
Biji kisut

Rasio genotip F2  adalah :
BB : Bb : bb = 1 : 2 : 1 = 25 % : 50 % : 25 %
Rasio fenotip F2 adalah :
Biji bulat : biji kisut = 3 : 1 = 75 % : 25 %










Kedua,
Persilangan monohybrid co-dominan [ intermediet ]
Bagan persilangan :
P1




Fenotip
:
Jantan bunga merah
X
Betina bunga putih
Genotip
:
RR

rr
Gamet
:
R

r


F1


Rr


:
100%
Bunga  merah muda

P2




Fenotip
:
Bunga  merah muda
X
Bunga  merah muda
Genotip
:
Rr

Rr
Gamet
:
R dan r

R dan r
Kemungkinan F2




Gamet jantan/betina
R
r
R
RR
Bunga merah
Bb
Bunga merah muda
r
Rr
bunga merah muda
rr
Bunga putih

Rasio genotip F2  adalah :
RR : Rr : rr = 1 : 2 : 1
25% : 50% : 25%
Rasio fenotip F2 adalah :
Bunga merah : bunga merah muda  : bunga putih  =
1 : 2 : 1 = 75% : 25 %

Pelajaran Biologi : Pembelahan Mitosis



Pelajaran Biologi : Pembelahan Mitosis - Sebagaimana layaknya sebuah benda / materi yang bersifat hidup, sebuah sel juga menunjukkan kemampuannya dalam melakukan reproduksi. Reproduksi sebuah sel terutama sel-sel somatis ( sel penyusun tubuh pada organisme multiseluler ) dilakukan dengan cara pembelahan sel. 
Pada umumnya para ahli biologi mengelompokkan pembelahan sel ke dalam 2 kelompok besar, yaitu :
  1. Pembelahan sel secara langsung, yang berarti sel membelah tanpa bisa dikenali adanya tahapan-tahapan tertentu. Ada yang menyebutnya dengan istilah amitosis
  2. Pembelahan sel secara tidak langsung, yang berarti sel membelah melewati tahapan-tahapan tertentu.
Pembelahan sel secara tidak langsung, dikelompokkan menjadi 2 yaitu pembelahan mitosis dan pembelahan meiosis.

Khusus mengenai pembelahan mitosis, berikut adalah tahap-tahap serta ciri-ciri pokok/utama masing-masing tahapan dalam pembelahan mitosis.
Secara umum, pembelahan mitosis dapat didefinisikan sebagai pembelahan sel secara tidak langsung yang dialami oleh sel-sel penyusun tubuh organisme bersel banyak dimana sebuah sel induk ( sel yang membelah ) akan menghasilkan 2 buah sel anak yang memiliki sifat dan jumlah kromosom yang sama dengan induknya. 
Mitosis pada tumbuhan terutama berlangsung pada bagian ujung akar dan ujung batang.
Tahapan-tahapan pembelahan mitosis, secara umum terdiri atas 4 tahap yakni : profase - metafase - anafase dan telofase. Sementara itu, antara mitosis satu dengan mitosis berikutnya diselingi adanya interfase
Perhatikan gambar berikut ini :
gb.urutan tahapan mitosis ( sumber : http://t3.gstatic.com/images?q=t )
Ciri-ciri utama masing-masing tahapan mitosis, adalah sebagai berikut :
Tahap Profase :
  • benang-benang kromonema memendek dan menebal membentuk kromosom homolog dengan duplikatnya. Sehingga tampak jumlah kromosom 2 kali lebih banyak.
  • membran inti dan nukleolus menghilang
  • sentriol membelah menjadi dua, dan bergerak saling menjauh menuju ke arah 2 kutub berlawanan
  • dari masing-masing sentriol, menjulur benang-benang spindel ( benang gelendong )
Tahap Metafase :
  • masing-masing kromosom homolog dengan duplikatnya berjajar disepanjang bidang metafase / dataran metafase
Tahap Anafase :
  • masing-masing kromosom homolog memisahkan diri dengan duplikatnya, dan bergerak menuju ke arah dua kutub yang berlawanan. Gerakan ini disebabkan oleh adanya kontraksi / gaya tarik dari benang spindel
Tahap Telofase :
  • kromosom homolog maupun kromosom duplikat mencapai kutub sel nya masing-masing
  • mulai terlihat adanya membran inti sel dan nukleolus
  • pada bagian tengah sel mulai terbentuk adanya sekat pemisah
  • terbentuk dua buah sel anak
setelah tahap telofase berakhir, dan terbentuk 2 sel anak. Maka sel sel anak tersebut akan mengalami masa istirahat / interfase. Meskipun istilah istirahat di sini kurang tepat, karena pada interfase sel tersebut akan mengalami berbagai aktifitas pertumbuhan baik pertumbuhan / pembentukan organel-organel sel, pengumpulan energi, proses sintesis untuk mempersiapkan pembelahan mitosis berikutnya.

ekosistem dan jaring-jaring makanan

Jaring-jaring makanan adalah kumpulan beberapa rantai makanan dalam suatu ekosistem yang saling berhubungan dan menyatu. Lalu, apa yang dimaksud dengan ekosistem? Sebelum menjelaskan definisi ekosistem, ada baiknya Anda mengetahui awal mula terbentuknya ekosistem. 

Pembentukan Ekosistem

Pada suatu daerah, populasi yang satu dengan populasi yang lain akan berinteraksi membentuk komunitas. Hubungan antara komunitas mahluk dengan lingkungannya akan membentuk ekosistem. Ekosistem-ekosistem yang ada akan berkumpul membentuk biosfer. Jadi, ekosistem adalah satu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal-balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya, termasuk jaring-jaring makanan.
ekosistem dan jaring-jaring makanan

Ekosistem dibedakan menjadi dua macam, yaitu ekosistem alami dan ekosistem buatan. Ekosistem alami merupakan ekosistem yang dalam proses terbentuknya tanpa ada campur tangan manusia atau alami, seperti ekosistem gurun dan ekosistem hutan hujan tropis. Sementara, ekosistem buatan adalah ekosistem yang terbentuk karena adanya campur tangan manusia, contohnya sawah, kebun, waduk, dan akuarium.
Ekosistem terdiri atas kumpulan tumbuhan dan hewan yang saling berinteraksi. Interaksi yang terjadi menghasilkan proses makan dan dimakan yang akan membentuk rantai makanan. Rantai makanan merupakan perpindahan energi makanan dari sumber tumbuhan melalui organisme atau jenjang makanan.
Rantai makanan memiliki dua tipe dasar. Pertama, rantai makanan yang berasal dari rumput-rumputan. Kedua, rantai makanan dari sisa (detritus food chain) mikroorganisme.
Para ahli ekologi membedakan rantai makanan menjadi beberapa golongan, yaitu sebagai berikut.

1. Rantai Pemangsa

Pada golongan ini, rantai makanan dimulai dari tumbuhan dimakan oleh mahluk herbivora (konsumen 1), konsumen 1 dimakan oleh konsumen 2 (karnivora), konsumen 2 selanjutnya akan dimakan oleh omnivora (konsumen 3).

2. Rantai Parasit

Rantai makanan ini dimulai oleh organisme yang lebih besar dimangsa oleh organisme yang hidup sebagai parasit, contohnya adalah cacing, bakteri, dan benalu.

3. Rantai Saprofit

Skema rantai saprofit adalah organisme mati (dimakan) jasad pengurai.

Peran Produsen, Konsumen, dan Dekomposer dalam Ekosistem

Dalam sebuah ekosistem, semua makhluk memiliki peranan penting. Ada yang berperan sebagai produsen, konsumen, maupun dekomposer.  Produsen merupakan penyedia bahan makanan bagi mahluk hidup yang nantinya makanan ini akan dimakan oleh konsumen 1 dan konsumen 3.
Konsumen adalah pemangsa produsen. Produsen terdiri atas mahluk hidup autotrof, artinya mahluk yang dapat memproduksi makanannya sendiri dengan bantuan sinar matahari dan klorofil. Konsumen bisa dibedakan menjadi konsumen 1, 2,3, dan seterusnya berdasarkan tingkatannya.  Namun, semuanya saling berhubungan secara langsung maupun tidak langsung.
Ada konsumen yang mendapatkan makanannya secara langsung dari produsen. Namun, ada juga yang mendapatkan makanan secara tidak langsung dengan memangsa konsumen lainnya.
Hewan herbivora merupakan konsumen 1 (memakan tumbuhan), hewan karnivora akan memakan hewan herbivora (konsumen 2), sementara mahluk herbivora akan memakan hewan karnivora dan produsen. Lewat siklus rantai makanan, dapat kita pahami bahwa semuanya saling terkait. Apabila satu komponen hilang, keseimbangan akan terganggu.
Rantai makanan dalam sebuah ekosistem tidak berbentuk linear, melainkan lingkaran membentuk jaring-jaring makanan yang saling berhubungan. Dekomposer atau pengurai dipegang oleh organisme yang bersifat saprofit, yaitu bakteri pengurai dan jamur saproba.  Dekomposerlah yang memegang peranan hingga rantai makanan berhubungan membentuk jaring-jaring makanan.
Dekomposer menyediakan unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman melalui proses penguraian jasad hewan serta tumbuhan yang mati dan membusuk. Proses penguraian mahluk yang telah mati menjadi unsur hara menghasilkan gas karbondioksida yang dibutuhkan tanaman untuk proses fotosintesis.
Dalam sebuah ekosistem, dikenal adanya proses sirkulasi materi, transformasi, akumulasi materi lewat organisme, dan akumulasi energi. Pada sebuah ekosistem, keluar-masuknya energi dan materi bertujuan agar organisasi dan fungsinya tidak berubah.
Zat-zat anorganik yang terdapat di dalamnya tetap seimbang dan konstan. Hal ini karena di dalam biosfer peredaran unsur-unsur kimia esensial pembentuk protoplasma terjadi melalui siklus biogeokimiawi.  Yang termasuk ke dalam siklus biogeokimiawi adalah siklus oksigen, siklus karbon, siklus nitrogen, siklus sulfur, dan siklus fosfor. Oleh karena itu, keseimbangan ekosistem harus dijaga.
Apabila komponen-komponen penyusun ekosistem rusak atau terganggu, akan berakibat pada terganggunya keseimbangan ekosistem. Keseimbangan ekosistem dapat terganggu karena adanya bencana alam, pembabatan hutan, perburuan liar, pencemaran dan letusan gunung berapi.

Gangguan pada Ekosistem

Jaring-jaring makanan di setiap ekosistem berbeda-beda karena mahluk hidup dan biotanya berbeda. Setiap gangguan yang muncul dalam suatu ekosistem yang diakibatkan hilangnya satu atau lebih rantai makanan akan berpengaruh terhadap keseimbangan lingkungan.
Contoh terganggunya keseimbangan lingkungan adalah peristiwa ledakan populasi tomcat di Surabaya beberapa waktu lalu.      Terjadinya ledakan tomcat dapat disebabkan oleh hilangnya salah satu bagian dari jaring-jaring makanan. Dalam hal ini, terganggunya jaring-jaring makanan disebabkan oleh pembabatan besar-besaran hutan Wonorejo untuk pembangunan apartemen.
Pembabatan hutan tersebut mengakibatkan hewan predator serangga tomcat, yaitu tokek yang banyak berdiam di hutan bermigrasi ke rumah-rumah penduduk. Akibatnya, secara otomatis populasi tomcat meledak karena tidak ada pemangsanya.
Tomcat yang merupakan predator wereng akhirnya bermigrasi ke rumah-rumah penduduk yang diwarnai dengan cahaya lampu. Hal ini terjadi karena sawah tempat serangga wereng tinggal telah banyak yang hilang karena pembanguan perumahan dan pertokoan.
Bisa Anda pahami bukan? Terganggunya salah satu komponen jaring-jaring makanan dapat berdampak luas pada keseimbangan ekosistem dan lingkungan hidup manusia tentunya.
Hal ini didukung oleh pernyataan Manager Foksi Jatim, Indra Harsaputra, di Surabaya. Ia menyatakan bahwa rusaknya habitat serangan tomcat disebabkan oleh perubahan rantai makanan di alam.
Menurut Indra Harsaputra, Maret 2012 merupakan puncak produktivitas wereng yang merupakan predator tomcat. Di sisi, lain tokek yang merupakan predator tomcat populasinya berkurang diburu oleh manusia. 
Menurut data Pengendali Ekosistem Hutan Seksi Konservasi Wilayah VI Probolinggo, kuota tokek hasil tangkapan di alam mencapai 50 ribu ekor. Hal ini membuat pemerintah kota perlu turun tangan untuk menertibkan perburuan tokek liar tersebut. Tujuannya agar jaring-jaring makanan pada ekosistem sawah tidak terganggu keseimbangannya.
Menjaga keseimbangan jaring-jaring makanan sama dengan menjaga keseimbangan alam dan lingkungan hidup.

Ekosistem Sawah

Sawah merupakan ekosistem buatan manusia. Manusia berperan penting dalam struktur, komponen, dan pengaturan sawah. Sawah terdiri atas faktor biotik dan abiotik. Yang termasuk ke dalam faktor biotik sawah adalah padi, tanaman sekunder, hewan, dan tanaman liar.

1. Padi

Padi merupakan produsen utama dalam ekosistem sawah. Padi adalah tanaman utama yang selalu Anda jumpai di sawah.

2. Tanaman Sekunder

Selain menanam padi, umumnya para petani juga menanam tanaman lain yang memiliki umur panen lebih cepat atau bahkan lebih lama, seperti pepaya, cabai, sawi, dan kacang panjang yang umumnya ditanam di pinggir sawah. Tujuan peananaman sekunder adalah agar para petani tetap mendapatkan penghasilan selama menunggu tanaman padi panen.

3. Hewan

Sawah merupakan tempat berkumpulnya banyak hewan liar maupun peliharaan, seperti bebek, ikan, burung, wereng, ular, dan tikus.  Hewan dan tumbuhan yang ada di sawah berinteraksi membentuk rantai makanan dan jaring-jaring makanan.

4. Tanaman Liar

Selain tanaman padi dan tanaman sekunder, dalam ekosistem sawah juga terdapat banyak tanaman yang tumbuh liar, dalam hal ini adalah gulma. Selain faktor biotik, terdapat faktor abiotik dalam ekosistem sawah, contohnya adalah air, cahaya matahari, ketinggian, dan suhu.
Di bawah ini adalah rangkaian jaring-jaring makanan pada ekosistem sawah.
  • Padi (produsen) dimakan oleh wereng (konsumen 1).
  • Wereng (konsumen 1) dimakan oleh tomcat (konsumen 2), tomcat dimakan oleh tokek (konsumen 3), tokek dimakan oleh elang dan jasad pengurai (konsumen 4).
  • Elang (konsumen 4) makan ular, tikus, dan tokek (konsumen3), ular makan katak (konsumen 2), katak makan belalang. (konsumen 1), belalang makan tanaman padi (produsen)
  • Elang makan tikus (konsumen 1), tikus makan padi (produsen).
  • Elang mati dimakan oleh dekomposer.
Demikianlah bahasan mengenai ekosistem dan jaring-jaring makanan. Semoga informasi ini bermanfaat dan mengingatkan kita semua akan pentingnya menjaga keseimbangan alam.